Minggu, 08 Januari 2012

Foto kelas A





Teruslah Berkarya

Teruslah Berkarya


 

Jangan berhenti. Bukan karena berhenti akan menghambat laju kemajuan anda. Namun sesungguhnya alam mengajarkan bahwa anda tak akan pernah bisa berhenti. Meski anda berdiam diri di situ, bumi tetap mengajak anda mengelilingi matahari. Maka, bergeraklah, bekerjalah, berkaryalah. Bekerja bukan sekedar untuk meraih sesuatu. Bekerja memberi kebahagiaan diri. Itulah yang diharapkan oleh alam dari anda.

Air yang tak bergerak lebih cepat busuk. Kunci yang tak pernah dibuka lebih mudah serat. Mesin yang tak dinyalakan lebih gampang berkarat. Hanya perkakas yang tak digunakanlah yang disimpan dalam laci berdebu. Alam telah mengajarkan ini; Jangan berhenti berkarya, atau anda segera menjadi tua dan tak berguna.

Ciri-ciri menjadi sukses

6 Ciri Orang Sukses

Bila mengamati orang sukses di sekitar kita, maka ada hal menarik yang bisa kita buktikan bersama, yakni bahwa ternyata mereka memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Saya mencoba merangkum ciri-ciri tersebut ke dalam 6 poin yang akan saya uraikan berikut ini. Tentu ciri-ciri tersebut tidak terbatas pada 6 poin itu, malah mungkin jauh lebih banyak dari itu. Namun, saya merasa bahwa 6 ciri inilah yang paling sentral dan dimiliki oleh hampir semua orang sukses.
  • Pandai mengelola waktu
Seperti yang pernah saya tulis dalam postingan Bangun Siang, semua orang sejatinya memiliki jumlah waktu yang sama dalam sehari, yakni 24 jam. Orang yang sukses sangat pandai mengelola waktu yang “sedikit” itu sehingga produktivitasnya demikian tinggi. Sebaliknya, “orang gagal” cenderung membuang-buang waktu sehingga tingkat produktivitasnya pun sangat rendah.
  • Senantiasa berpikir positif
Orang-orang sukses di sekitar saya terkenal memiliki kemampuan yang tinggi dalam menghadapi berbagai macam persoalan. Saya rasa ini bukan masalah skill semata, melainkan juga karena mereka memiliki pola pikir yang positif dan optimis. Dengan memiliki pola pikir seperti itu, berbagai ide berupa solusi atas satu masalah bisa datang dengan derasnya. Sebaliknya, pikiran yang negatif dan pesimis akan membuat kita tidak melakukan apa-apa sehingga masalah pun tidak kunjung teratasi, bahkan semakin runyam.
  • Memiliki visi yang kuat
Orang sukses cenderung memiliki visi yang kuat dan senantiasa mengarahkan pandangan ke depan. Mereka tidak terlalu lama tenggelam dalam kejayaan yang pernah diraih dan kesalahan yang pernah dilakukan pada masa lampau. Visi yang kuat mendorong mereka untuk melakukan sesuatu, mengambil tindakan konkret untuk meraih mimpi-mimpi mereka.
  • Fleksibel
Sependek pengamatan saya, orang-orang sukses cenderung terbuka dengan berbagai perubahan, misalnya dalam hal kemajuan teknologi. Mereka tidak gagap ketika diharuskan menjalankan sistem baru. Mereka juga terbuka dengan berbagai alternatif yang tidak biasa. Sifat fleksibel ini membuat mereka mudah beradaptasi dalam kondisi apa pun.
  • Menjaga integritas
Karena memiliki visi yang kuat, maka orang sukses senantiasa menjaga integritas, sebab hal ini penting demi perkembangan usaha atau karier mereka dalam jangka panjang. Dalam berbisnis atau bekerja, mereka memang cerdik, namun tidak mau merusak integritas diri dengan berbuat licik. Menipu, bertindak curang, atau memanipulasi memang bisa mendatangkan keuntungan, namun sifatnya jangka pendek, sebab selanjutnya justru bisa menghancurkan diri sendiri. Hal-hal seperti ini sangat dihindari oleh orang sukses.
  • Supel
Salah satu kemampuan istimewa yang dimiliki oleh orang sukses adalah supel atau pandai bergaul. Karena itulah mereka disenangi oleh banyak orang sehingga kemudian bisa memiliki relasi yang luas. Dalam dunia bisnis, relasi yang luas merupakan salah satu kunci yang banyak dimiliki oleh para pebisnis sukses.

 

Jangan Menyerah

 

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Reff: 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi


Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa


        "Sukses dicapai dari perjuangan yang tidak kenal menyerah, jangan pernah menyerah,siapa  tahu anda hanya kurang sedikit lagi dari kesuksesan itu"





Sabtu, 07 Januari 2012

Cerita kawan satu kelas

  

 Cerita saya dengan teman- teman saya sangat bayak Dimana saya anak lokal A FIKOM, di sana banyak  cerita yang sangat menarik,karna baru pertama kali saya menjumpai bahwa terjadi 3 kali pergantian ketua kelas.Entah apa yang terjadi di lokal saya,saya aneh dan bertanya-tanya.Rupa nya masalah tersebut adalah ketidak sanggupan seorang ketua terhadap mahasiswa tersebut,karana banyak yang egois dan manja,karana hanya mau kata nya aja yang di dengar.Di antara kawan tersebut,saya punya teman dekat dan bisa di sebut juga sahabat.Dimana yang bernama Lili Andriani,Saddam,Tri,Hari saputra,Yolanda rose seftia,dll. Dimana mereka adalah teman yang sangat baik,karana dia mengerti sikap antara satu dengan yang lain nya.Saya sangat bersyukur karana memiliki sahabat yang saling pengertian,dimana di saat saya susah dia ada,dan di saat senang dia pun ada juga itu lah yang nama nya baru SAHABAT.

Keluarga

CERITA KELUARGA

Saya anak pertama dari 3 bersaudara, nama adek saya yang ke 2 Reza afri oktariyanda,dan adek ke 3 saya nama nya Rehan ramadhan.Kami adalah keluarga yang sederhana,dimana pekerjaan orang tua saya PNS dan orang tua perempun saya adalah Ibu rumah tangga.Saya sangat bersyukur sekali mempunyai orang tua yang sangat memperhatikan,menyayangi,dan mencintai saya.Orang tua begitu besar pengorbanan nya kepada anak-anak nya.Dimana setiap hari dia mencari rezeki untuk keluarga saya.Saya sangat bangga karna ibu dan ayah saya adalah orang tua yang sangat peduli dengan anak nya,karna beliau pernah berkata bahwa " Kelak kalau kau menjadi orang jangan sombong ya nak,tetap jadi orang yang rendah hati dan berbakti kepada orang tua ya nak ".Ketika orang tua saya bilang begitu,saya langsung memeluk orang tua saya dan saya menangis terisak-isak.Dan saya menjawab, "Ya bu,doa kan anak mu ini sukses dan berhasil dalam menggapai cita-cita ya bu".Dan ibu saya berpesan, jangan lupa sholat,serta baik-baik di sana ya. Saya tinggal dengan nenek orang tua saya laki-laki.Saya merantau ke Pekanbaru untuk mengejar cita-cita yang saya ingin kan,meski jauh dari orang tua,saya harus tegar,karana emi cita-cita yang saya ingin kan.Kelak kalau saya sukses ,niat saya adlah ingin menaikan Haji kedua orang tua saya.Saya ingin membuat kedua orang tua saya bangga terhadap saya, dan saya ingin membalas beliau dengan menyenangkan dan membahagiakan kedua orang tua saya.Saya siap sholat say memohon berdoa kepada ALLAH SWT,, " Ya ALLAH SWT,berikan lah hamba kekutan dalam menghadapi tantangan hidup ini,permudah kan segala yang sulit biar hamba bisa menjalani hidup ini dengan baik,dan tunjukan jalan yang benar dan kuat kan iman hamba dalam menghadapi semu tantangan untuk ke depan ya  ALLAH SWT, kelak kalau hamba sukses, hamba ingin membahagiakna kedua orang tua saya,dan hamba igin menaikkan Haji, Amin.Begitu besar harapan orang tua saya kepada saya,dimana saya anak yang paling tua,dan saya akan memberi contoh yang terbaik terhadap adik-adik saya dan saya akan berusaha dan berdoa supaya dalam menggapai cita-cita yang saya ingin kan semoga terkabul dan sukses. Amin ya ALLAH SWT.




Kamis, 05 Januari 2012

Organisasi




Oganisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisa organisasi (organization analysis).
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda.[1] Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.[1]
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama [2].
  • James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama [3].
  • Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih[4].
  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. [5].
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat.[1] Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran [1]
Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus.[1] Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup.[1] Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.[1]

Unsur-unsur

Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi[1]:
  1. Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
  2. Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
  3. Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.

Jenis-jenis

Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yaitu sebagai berikut[1]:
  1. Pikiran (psychological participation)
  2. Tenaga (physical partisipation)
  3. Pikiran dan tenaga
  4. Keahlian
  5. Barang
  6. Uang

Syarat-syarat

Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak yaitu .
  • Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta[1].
  • Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif.[1]
  • Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.[1]
  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.[1]
  • Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.[1]
  • Para pihak yang bersangkutan bebas di dlam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.[1]
  • Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.[1]
Partisipasi dalam organisasi menekankan pada pembagian wewenang atau tugas-tugas dalam melaksanakan kegiatannya dengan maksud meningkatkan efektif tugas yang diberikan secara terstruktur dan lebih jelas.[1]

Bentuk-bentuk organisasi

  1. Organisasi politik
  2. Organisasi sosial
  3. Organisasi mahasiswa
  4. Organisasi olahraga
  5. Organisasi sekolah
  6. Organisasi negara
.Organisasi Siswa Intra Sekolah (disingkat OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.
Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.


Struktur organisasi

Pada dasarnya setiap OSIS di satu sekolah memiliki struktur organisasi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun, biasanya struktur keorganisasian dalam OSIS terdiri atas:
  • Ketua Pembina (biasanya Kepala Sekolah)
  • Wakil Ketua Pembina (biasanya Wakil Kepala Sekolah)
  • Pembina (biasanya guru yang ditunjuk oleh Sekolah)
  • Ketua Umum
  • Wakil Ketua I
  • Wakil Ketua II
  • Sekretaris Umum
  • Sektetaris I
  • Sekretaris II
  • Bendahara
  • Wakil Bendahara
  • Ketua Sekretaris Bidang (sekbid) yang mengurusi setiap kegiatan siswa yang berhubungan dengan tanggung jawab bidangnya.
Dan biasanya dalam struktur kepengurusan OSIS memiliki beberapa pengurus yang bertugas khusus mengkoordinasikan masing-masing kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.

Arti lambang

 

Arti bentuk dan warna lambang OSIS:

Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga

Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.

Buku terbuka

Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.

Kunci pas

Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan.

Tangan terbuka

Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.

 Biduk

Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.

Pelangi merah putih

Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual.

Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas

Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para sisw Warna kuning
Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan negara.

Warna coklat

Warna tanah Indonesia, berpijak pada kepribadian dan budaya sendiri serta rasa nasional Indonesia.

Warna merah putih

Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.